Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Mobil China Mau Dilarang Permanen, DPR Diminta Cepat Sahkan Aturannya

Aliansi produsen otomotif AS yang dipimpin CEO Alliance for Automotive Innovation, mewakili merek seperti GM, Ford, Toyota, dan lainnya, mendesak Kongres AS untuk mengesahkan undang-undang yang secara permanen melarang impor kendaraan asal China sebelum akhir tahun 2026. Langkah ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran akan ancaman pasar yang ditimbulkan oleh kendaraan listrik bersubsidi dari China yang dilengkapi teknologi konektivitas seperti Bluetooth, Wi-Fi, dan jaringan seluler. Surat terbuka yang ditandatangani oleh John Bozzella menyatakan bahwa ancaman ini sudah nyata dan perlu ditanggapi segera dengan larangan total terhadap kendaraan, perangkat lunak, dan perangkat keras asal China. Tekanan politik di Washington semakin kuat setelah Komite Perdagangan Senat menyetujui draf regulasi pada Juli 2026 untuk memperketat kontrol impor otomotif China. RUU yang diajukan oleh Senator Bernie Moreno dan Elissa Slotkin bertujuan mengkodifikasi kebijakan yang sudah ada, namun menghadapi penolakan dari Senator Ted Cruz yang khawatir aturan tersebut akan mempengaruhi perusahaan seperti Mercedes-Benz yang memiliki investasi pasif dari China sebesar 20%. Akibat tekanan regulasi, produsen kendaraan listrik Swedia Polestar yang mayoritas dimiliki oleh Geely Holding dari China mengumumkan penghentian penjualan di AS mulai 2027. Kebijakan ini tidak hanya menyasar bodi kendaraan tetapi juga mencakup teknologi konektivitas yang dianggap berpotensi mengumpulkan data sensitif pengguna di Amerika.

Berita terkait