Momen Pilu Lumba-lumba Gendong Anaknya yang Mati Berhari-hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di Muara Leschenault, Australia Barat, seekor induk lumba-lumba hidung botol bernama Fraggle terlihat menggendong anaknya yang mati. Anak tersebut baru berusia dua minggu. Fraggle terus melakukan ini selama beberapa hari, menunjukkan perilaku berkabung. Kejadian ini semakin mengharukan karena sekitar 14 lumba-lumba lain berenang di sekelilingnya, diduga menemani Fraggle. Peneliti dari Geographe Marine Research mengungkapkan melalui Instagram bahwa ini adalah kali keempat Fraggle kehilangan anak secara berturut-turut. Mereka mengkhawatirkan peluang hidup bayi karena lahir saat musim dingin, yang merupakan tantangan besar. Fraggle terlihat mondar-mandir membawa jasad anak-anaknya sebelumnya. Para peneliti menjelaskan bahwa lumba-lumba akan membawa anak yang mati selama masa berkabung yang bisa berlangsung beberapa hari sebelum melepaskannya untuk bertahan hidup. Muara Leschenault hanya dihuni oleh sedikit lumba-lumba, sehingga kelahiran anak lumba-lumba tergolong jarang setiap tahun. Tingkat kelangsungan hidup anak-anak lumba-lumba di kawasan tersebut juga relatif rendah, menunjukkan kuatnya ikatan sosial di antara lumba-lumba saat berkabung bersama.
Bagikan
Berita terkait
Manta Impact Bond Disiapkan untuk Lindungi Pari Manta Raja Ampat
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 19.45
China Kirim 2 Panda Raksasa ke AS
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 15.05
Kebakaran Hutan Kalimantan, Populasi Orang Utan Kian Terancam
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 06.30
PDIP Berkabung, Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Anak Soekarno
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 12.40