Kebakaran Hutan Kalimantan, Populasi Orang Utan Kian Terancam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mengancam populasi orang utan yang kini berstatus kritis. Laporan IUCN menunjukkan api menghanguskan habitat 52 persen populasi orang utan, termasuk 13 dari 20 populasi terbesar. Dampaknya meliputi penurunan kadar lemak tubuh akibat stres sistem imun, gangguan pernapasan karena asap beracun, serta hilangnya sumber pakan dan tempat bersarang.
Kondisi ini memaksa satwa turun ke tanah dan mendekati permukiman, meningkatkan risiko konflik dengan manusia, kelaparan, dan dehidrasi. Data pemerintah mencatat lebih dari 202.000 hektar lahan terbakar (Januari-Juli), sementara Nusantara Atlas memperkirakan angka mencapai 900.000 hektar (Januari-Agustus). Meski 100 satwa telah diselamatkan, aktivis mendesak pemerintah memperkuat pencegahan melalui restorasi lahan gambut dan perlindungan hutan dari alih fungsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 September 2026 pukul 22.00
Polisi Tangani 16 Korporasi dan Tahan 43 Tersangka Karhutla di Sumatera Selatan
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 19.26
Cegah Karhutla Terulang, APHI Dukung Prabowo Koreksi Regulasi Pembakaran Lahan
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 23.39
Kepala BNPB Jelaskan Maksud 'Normal' di Tengah Kabut Asap
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.20
Pernyataan Kehidupan Masyarakat Normal di Tengah Karhutla Kalimantan Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kepala BNPB
Berita terkait
Tak Hanya Hutan, Orang Utan Pun Terancam Punah Karena Karhutla
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 19.30
Orang Utan Masuk Pemukiman Akibat Karhutla Kalimantan, Populasinya Terancam
kumparan · 11 Agustus 2026 pukul 16.18
Sinergi Lintas Sektor Cegah Karhutla di Habitat Orang Utan
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 16.50
Sejalan dengan Perintah Presiden, Menhut Cabut Izin Usaha 5 Perusahaan Terkait Karhutla
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 00.06