Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua mumi dari Cile memberikan genom cacar tertua yang pernah ditemukan di benua Amerika, berasal dari tahun 1492 hingga 1631. Temuan yang dipublikasikan di jurnal Science ini menjadi bukti DNA pertama bahwa kolonisasi Eropa membawa penyakit cacar (smallpox) ke Amerika. Para peneliti mengidentifikasi DNA virus variola kuno dari tulang dua individu Inca asli di Cile utara—seorang perempuan dan laki-laki dewasa. Kedua genom virus tersebut hampir identik, mengindikasikan keduanya terinfeksi selama wabah yang sama.
Cacar diperkirakan menewaskan tiga hingga empat juta masyarakat adat yang tidak memiliki kekebalan. Kombinasi cacar, kekerasan, perbudakan, dan penyakit lain memusnahkan sekitar 90% penduduk asli Amerika menjelang tahun 1600. Analisis menunjukkan virus pada mumi merupakan tahap evolusi antara strain Eropa abad pertengahan dan strain modern, yang membuktikan orang Eropa membawa cacar ke Amerika. Genom tersebut juga menunjukkan mutasi yang membuat virus semakin tidak mampu menginfeksi hewan, sehingga variola akhirnya hanya menargetkan manusia.
Bagikan
Berita terkait
Dua Mumi Alami di Chili Simpan Jejak Virus Cacar Kuno
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 06.01
RI Punya 2 Juta Developer, Mengapa Produk Teknologi Lokal Belum Mendunia?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.30
Gempa NTT, Telkom Kerahkan Genset Tambahan Demi Percepat Pemulihan Jaringan
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.17
YouTube Naikkan Syarat Monetisasi, Kreator Shorts Harus Raih 20 Juta Views
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.57