Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

NASA Bikin Toilet Rp411 Miliar, Bisa Sulap Air Kencing jadi Air Minum

NASA menghabiskan dana sekitar 23 juta dolar AS (Rp411 miliar) untuk mengembangkan dua toilet canggih yang mampu mengubah air kencing astronot menjadi air minum. Satu unit dipasang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) bernama Universal Waste Management System (UWMS) sejak 2020, dan satu lagi untuk kapsul Orion pada misi Artemis II. Toilet ini menggunakan hisapan udara berkecepatan tinggi dan centrifuge untuk memisahkan air dari urine dalam kondisi gravitasi mikro. Air kemudian dipanaskan dalam vakum, dikondensasi, dan disaring melalui beberapa tahap hingga diberi iodin. Sistem ini mampu mendaur ulang sekitar 98 persen cairan (urine, keringat, uap napas) menjadi air minum. Riset daur ulang air tertutup dimulai sejak era 1970-an, dengan berbagai purwarupa gagal pada 1980-1990an. Sistem pertama dipasang di ISS pada 2008, namun sempat bermasalah karena motor centrifuge menarik arus listrik berlebih. Efisiensi 98 persen baru tercapai setelah penambahan unit pengolah brine. Unit Orion pada misi Artemis II (April 2026) juga sempat mengalami gangguan saluran urine. NASA membela anggaran besar karena alternatif tanpa sistem ini tidak layak untuk misi jangka panjang.

Berita terkait