Toilet Rp 416 M di Stasiun Luar Angkasa Ubah Pipis Jadi Air Minum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) memiliki toilet canggih bernilai sekitar Rp 416 miliar yang mampu mendaur ulang urine, keringat, dan uap napas astronot menjadi air minum. Sistem ini disebut Universal Waste Management System (UWMS), dengan tingkat pemulihan air mencapai 98%; dari 100 liter limbah, menghasilkan 98 liter air minum, sementara sisanya hanya limbah pekat yang tidak dapat diproses.
Air daur ulang sangat diperlukan karena mengirim air dari Bumi ke luar angkasa memerlukan biaya peluncuran yang sangat tinggi. NASA mengembangkan teknologi ini sejak tahun 1970-an, dan setelah empat dekade, efisiensinya terus meningkat hingga mencapai 98% dengan penambahan teknologi pemrosesan limbah pekat. Kualitas air hasil daur ulang bahkan memenuhi standar yang lebih ketat dibandingkan许多 sistem air minum perkotaan di Amerika Serikat.
Teknologi ini menjadi kunci bagi misi luar angkasa jangka panjang, seperti ke Bulan dan Mars, di mana pasokan air dari Bumi tidak praktis. Dengan semakin tingginya tingkat daur ulang air, kebutuhan membawa air dari Bumi berkurang, sehingga misi antariksa jarak jauh menjadi lebih realistis.
Bagikan
Berita terkait
NASA Berhenti Gunakan Laptop ThinkPad di ISS Setelah 33 Tahun
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 15.22
Tips Merawat Rambut Keriting di Luar Angkasa ala Astronot NASA Jessica Meir
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.45
NASA Bikin Toilet Rp411 Miliar, Bisa Sulap Air Kencing jadi Air Minum
CNN Indonesia · 23 Juli 2026 pukul 08.00
China Terbangkan Empat Roket Cuma dalam 45 Jam
Detik.com · 22 September 2026 pukul 11.10