Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

NASA Ungkap Potret Satelit Gunung Anak Krakatau Saat Erupsi

NASA menggunakan satelit Landsat 8 dan Suomi NPP untuk merekam potret Gunung Anak Krakatau selama erupsi eksplosif pada 5 September 2024. Erupsi berlangsung lebih dari 24 jam, melontarkan gas dan abu dengan ketinggian hingga 6.000 meter di timur dan 15.000 meter di barat gunung. Abu mencapai Jakarta serta wilayah Jawa Barat, menyebabkan penutupan delapan bandara dan mengganggu hampir 3.000 penerbangan. Hujan abu menyebabkan risiko kesehatan bagi warga. Pada 6 September, erupsi mulai mereda menjadi pola Strombolian, dan bandara kembali beroperasi pada 8 September. Anak Krakatau masih berada pada status peringatan kedua tertinggi sejak Juli 2024.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait