BMKG: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Lagi Terdeteksi di Wilayah RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345140/original/019988300_1789021509-1001648010.jpg)
BMKG mengesahkan bahwa sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak lagi terdeteksi di wilayah Indonesia sejak pukul 01.00 WIB pada Kamis (10/9/2026). Abu telah bergerak jauh ke arah barat menuju Samudra dengan ketinggian yang cukup tinggi. Pemantauan satelit menunjukkan tidak ada abu vulkanik di sekitar Anak Krakatau maupun wilayah perairan dan daratan Indonesia. Selain itu, pemantauan gelombang di Selat Sunda menggunakan HF Radar dan tide gauge tidak menunjukkan peningkatan tinggi gelombang sebagai indikator awal tsunami.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 16.23
BMKG Ungkap Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Lagi Terpantau di Wilayah RI
Detik.com · 9 September 2026 pukul 09.31
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Sebagian Teluk Lampung Pagi Ini
Detik.com · 9 September 2026 pukul 06.46
4 Fakta Abu Vulkanik Anak Krakatau Akhirnya Jauhi Indonesia
kumparan · 8 September 2026 pukul 17.39
BMKG: Erupsi Anak Krakatau Hari Ini Tak Sebabkan Abu Vulkanik ke Arah Jakarta
Berita terkait
Kembali Dibuka, 8 Bandara Dipastikan Aman dari Abu Anak Krakatau
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 13.44
Anak Krakatau Masih Erupsi, BMKG Sebut Abu Tak Mengarah ke Jakarta
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 17.02
Pantauan Satelit Ungkap Abu Vulkanik Anak Krakatau Jauhi Wilayah RI
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.00
Abu Anak Krakatau Capai 7.000 Kaki, BMKG Ungkap Arah Sebarannya
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 15.23