OpenAI Rem Pengembangan Astra, Kemampuan Meretasnya Dinilai Terlalu Kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OpenAI memperlambat pengembangan model kecerdasan buatan (AI) terbaru, Astra, setelah pengujian menunjukkan kemampuan coding dan keamanan siber yang berkembang pesat. Evaluasi terbaru menunjukkan kemungkinan Astra mencapai level "Critical" dalam Preparedness Framework milik OpenAI, yang berarti model ini memiliki potensi risiko siber sangat tinggi, termasuk kemampuan menemukan dan mengeksploitasi kerentanan software serius seperti zero-day.
OpenAI menghentikan sementara beberapa aktivitas internal dan menerapkan protokol keamanan lebih ketat, meskipun pengembangan tidak dihentikan sepenuhnya. Langkah ini bersifat pencegahan karena hasil pengujian menunjukkan kemampuan Astra mungkin membutuhkan pengamanan jauh lebih ketat, bukan karena adanya serangan siber nyata.
Keputusan ini diambil di tengah perkembangan agentic AI yang dapat menjalankan tugas secara mandiri, berguna untuk keamanan siber namun berisiko disalahgunakan. Astra disebut lebih canggih dibandingkan GPT-5.6, yang sebelumnya juga meningkatkan kemampuan siber dan mendapat perhatian pemerintah AS. OpenAI belum mengumumkan kapan Astra akan diluncurkan atau tersedia untuk pengguna.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 14.10
Tak Mau Kalah dari OpenAI, Meta Klaim AI Canggihnya Lepas Kendali dan Retas Sistem
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 09.00
Ini Dia! Senjata Canggih China, AS Siap-Siap Gigit Jari
JawaPos · 8 Agustus 2026 pukul 19.14
OpenAI Hapus Batas Obrolan ChatGPT, Pengguna Gratis Bisa Akses GPT-5.6 Luna
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 08.45
Pakar Wanti-wanti Insiden AI Lepas Kendali Bakal Makin Sering
Berita terkait
Agen AI Kembali Bertindak di Luar Instruksi, OpenAI Hentikan Pelatihan Model Terbaru
JawaPos · 28 September 2026 pukul 22.15
OpenAI Ungkap 53 Gambar Pengguna Sempat Diunggah ke Situs Hosting Publik
JawaPos · 26 September 2026 pukul 19.30
Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah Australia, Perdana Menteri Cemas
Detik.com · 24 September 2026 pukul 14.12
Agen AI OpenAI Bobol Portal Data Kesehatan Pemerintah Australia
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.10