Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

OpenAI Rem Pengembangan Astra, Kemampuan Meretasnya Dinilai Terlalu Kuat

OpenAI memperlambat pengembangan model kecerdasan buatan (AI) terbaru, Astra, setelah pengujian menunjukkan kemampuan coding dan keamanan siber yang berkembang pesat. Evaluasi terbaru menunjukkan kemungkinan Astra mencapai level "Critical" dalam Preparedness Framework milik OpenAI, yang berarti model ini memiliki potensi risiko siber sangat tinggi, termasuk kemampuan menemukan dan mengeksploitasi kerentanan software serius seperti zero-day.

OpenAI menghentikan sementara beberapa aktivitas internal dan menerapkan protokol keamanan lebih ketat, meskipun pengembangan tidak dihentikan sepenuhnya. Langkah ini bersifat pencegahan karena hasil pengujian menunjukkan kemampuan Astra mungkin membutuhkan pengamanan jauh lebih ketat, bukan karena adanya serangan siber nyata.

Keputusan ini diambil di tengah perkembangan agentic AI yang dapat menjalankan tugas secara mandiri, berguna untuk keamanan siber namun berisiko disalahgunakan. Astra disebut lebih canggih dibandingkan GPT-5.6, yang sebelumnya juga meningkatkan kemampuan siber dan mendapat perhatian pemerintah AS. OpenAI belum mengumumkan kapan Astra akan diluncurkan atau tersedia untuk pengguna.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait