Orang Terkaya di Dunia Bilang 10 Tahun Lagi, Uang Tak Ada Gunanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Elon Musk memprediksi uang tidak lagi berguna pada 2036 karena kemajuan kecerdasan buatan (AI) dan robotika akan menciptakan era kelimpahan. Dalam wawancara dengan The Economist, Musk berargumen bahwa jika robot dan AI mampu menyediakan lebih banyak barang dan jasa daripada yang bisa dikonsumsi manusia, uang kehilangan fungsinya. Musk saat ini merupakan orang terkaya di dunia dengan kekayaan US$783 miliar (Rp14.075 triliun) dari saham Tesla dan SpaceX.
Pernyataan ini muncul di tengah rekam jejak Musk yang kerap meleset dari target dan tenggat waktu yang terlalu optimistis. Musk juga menegaskan bahwa "energi adalah mata uang sejati" karena uang kertas mudah dibuat-buat nilainya, sementara energi tidak bisa direkayasa. Pandangan ini memicu spekulasi dukungan terhadap kripto, terutama Bitcoin. SpaceX dilaporkan menyimpan 18.712 Bitcoin dan Tesla memiliki 11.509 Bitcoin, dengan nilai gabungan hampir US$2 miliar pada harga sekitar US$65.000 per koin. Musk menyebut perlombaan pengembangan AI sebagai pendorong kenaikan harga emas, perak, dan Bitcoin dalam beberapa tahun terakhir, meski harga Bitcoin tahun ini cenderung datar dan sempat merosot di bawah US$65.000 pada Februari.
Bagikan
Berita terkait
Elon Musk: Era AI SpaceX Bisa Hasilkan Rp8.911 Triliun Tahun 2028
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.00
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia pada Agustus 2026
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 21.00
Dunia Berubah Total 5 Tahun Lagi, Manusia Diramal Sudah Tak Berdaya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 21.00
Elon Musk Tak Mau Diatur, Gugat UU Anti-Aplikasi AI Telanjang
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 13.15