Orang Terkaya Dunia Dituduh Tak Bayar Kontraktor Rp 2,4 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Elon Musk, yang merupakan orang terkaya di dunia, dilaporkan tidak membayar kontraktor atas pekerjaan pembangunan data center bernama Colossus miliknya di dekat Memphis, Tennessee. Kontraktor asal Ohio, Darana Hybrid, mengajukan dua klaim hukum terhadap SpaceXAI (sebelumnya xAI) dengan total nilai lebih dari USD 136 juta (sekitar Rp 2,4 triliun). Klaim pertama sebesar USD 18 juta terkait pembangunan fasilitas pertama di Boxtown, sementara klaim kedua mencapai lebih dari USD 118 juta untuk fasilitas kedua di Whitehaven. Pemilik Darana Hybrid, Darryl Cuttell, dilaporkan akan mengajukan klaim tambahan senilai USD 400 juta terkait proyek lain di Mississippi. Situasi keuangan ini semakin membebani Cuttell secara pribadi, termasuk gangguan tidur dan penurunan berat badan signifikan.
Pembangunan data center Colossus memang menuai kontroversi karena penggunaan turbin gas berpolusi tinggi untuk mempercepat operasional, yang dikecam warga lokal karena dampasnya pada kualitas udara. Selain Darana Hybrid, dua perusahaan lain yakni USW-Menard Inc dan TorcSill Foundations juga mengajukan klaim sebesar lebih dari USD 2,2 juta terkait pekerjaan di fasilitas yang sama. Laporan ini mengungkapkan pola pengabaian terhadap kewajiban pembayaran kepada kontraktor kecil, mirip dengan kasus sebelumnya terhadap Tesla pada 2025, di mana lebih dari USD 110 juta belum dibayar dalam lima tahun terakhir.
Bagikan
Berita terkait
Proyek Data Center BDx Jatiluhur Disetop, Begini Nasib Pusat Data Lain
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.35
Proyek Data Center AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Perizinan Belum Kelar
kumparan · 30 September 2026 pukul 14.21
65 Persen Warga AS Tolak Data Center, Trump: Kalau Menolak, Siap-siap Miskin
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 10.32
Ini Proyek Data Center AI BDx di Jatiluhur yang Disetop Anak Buah KDM
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 10.25