Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

65 Persen Warga AS Tolak Data Center, Trump: Kalau Menolak, Siap-siap Miskin

Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan tertutup dengan para petinggi perusahaan teknologi termasuk OpenAI, Anthropic, Nvidia, Meta, dan Google di Gedung Putih pada 29 September 2026. Pertemuan ini menghasilkan tiga keputusan utama: kesepakatan pengawasan mandiri kecerdasan buatan (AI), dukungan penuh bagi pembangunan pusat data, dan perintah mengganti istilah 'artificial intelligence' menjadi 'Super Intelligence'. Para eksekutif yang hadir menandatangani dokumen yang mengikat secara moral sebagai perlindungan dari risiko AI, di mana setiap perusahaan bertanggung jawab atas keamanan teknologi sendiri.

Dokumen yang ditandatangani Trump, Sundar Pichai (Google), Dario Amodei (Anthropic), Mark Zuckerberg (Meta), Greg Brockman (OpenAI), Elon Musk (SpaceX), dan Jensen Huang (Nvidia) mewajibkan perusahaan memasang pengaman pada model AI, mendeteksi dan memperbaiki masalah dengan cepat, serta menggandeng auditor independen untuk memastikan sistem tidak meretas atau mengakses sistem lain secara tidak sah.

Trump menyebut para eksekutif ini sebagai pembangun 'Zaman Keemasan Amerika' dan mengumumkan pembentukan dewan pengawas keamanan AI, meskipun belum merinci anggota dewan tersebut. Ia membandingkan dokumen yang disepakati dengan sebuah konstitusi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait