Pasien BPJS Curhat Menunggu 8 Jam Malah Dihina, Salah Nakes atau Sistem?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 22 Juli 2026, pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan menulis di Threads bahwa ia menunggu ruangan selama delapan jam tanpa hasil, tetapi tidak menyebutkan nama rumah sakit. Postingan singkatnya memicu perdebatan sengit; beberapa pengguna, yang tampaknya adalah tenaga kesehatan, meninggalkan komentar yang merendahkan dan tidak berperasaan, bahkan menyarankan Yurizal pergi ke ruang jenazah dan mengejek penggunaan BPJS-nya. Pada 31 Juli 2026, Yurizal meninggal dunia, dan sepupunya membagikan kabar tersebut, sehingga keluhan lama menjadi viral. Meskipun tidak ada pernyataan resmi yang mengaitkan kematiannya dengan waktu tunggu, kasus ini memicu perdebatan tentang empati tenaga kesehatan di media sosial dan stigma terhadap peserta BPJS. Program Jaminan Kesehatan Nasional mencakup 282,7 juta orang (98,62% penduduk) pada akhir 2025, tetapi antrean panjang dan keterbatasan kamar menunjukkan masalah struktural yang memerlukan perbaikan sistemik.
Bagikan
Berita terkait
Dorong Kemandirian Alkes Nasional, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 Hadirkan Inovasi 9 Negara
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.21
Jadwal Playoffs MPL ID S18 Masih Rahasia, Tapi Lokasi Main di Surabaya
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.46
Remisi Kemerdekaan, 346 Napi di Jawa Barat Langsung Bebas!
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.45
92 Ribu Serangan Siber Menyamar sebagai Aplikasi AI, ChatGPT Paling Banyak Dipalsukan
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 13.00