Pemerintah Korea Selatan Kasih Akses AI Gratis untuk Warganya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Korea Selatan akan meluncurkan program 'AI for All' akhir tahun ini, memberikan akses layanan AI gratis ke seluruh warganya. Program ini bertujuan mendorong adopsi chatbot AI lokal dan mengurangi ketergantungan pada model asing dari AS dan China. Layanan AI tidak hanya berupa chatbot, tetapi juga terintegrasi dengan layanan pemerintah seperti pembuatan janji dokter, informasi perpajakan, pencarian tempat tinggal, dan akses layanan publik lainnya.
Pemilik usaha kecil dapat menggunakan AI gratis untuk membayar pajak dan memeriksa kelayakan program dukungan pemerintah, sementara orang tua dapat menerima saran konten edukasi untuk anak-anak. Warga juga dapat mengakses layanan AI tanpa batas untuk keperluan pendidikan. Untuk implementasi, pemerintah bekerja sama dengan tiga konsorsium teknologi yang dipimpin oleh dua operator telekomunikasi besar dan Kakao.
Pemerintah menyediakan 512 chip Nvidia B200 dan membantu biaya operasional, meskipun total biaya tidak diungkap. Inisiatif ini mendukung penguatan industri AI domestik. Survei menunjukkan 25% warga Korea Selatan membayar untuk layanan AI premium, sementara lebih dari 20 juta orang menggunakan layanan AI gratis. Presiden Lee Jae Myung menyalurkan anggaran 10 triliun won untuk AI pada 2026, tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.
Bagikan
Berita terkait
Kemlu Pantau Dugaan TPPO WNI di Jeju, KBRI Seoul Koordinasi dengan Polisi Korsel
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 18.52
Kemlu koordinasi otoritas Korsel atas dugaan TPPO yang libatkan WNI
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 17.31
Banyak Warga Gak Puas, Popularitas Presiden Ini Merosot 38%
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.40
Suap Eks Ibu Negara Korsel, Pemimpin Gereja Unifikasi Dibui 2 Tahun
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.17