Pemicu Gempa Dahsyat NTT, Apa Itu Sesar Naik Busur Belakang Flores?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. BMKG sempat menerbitkan peringatan dini tsunami sebelum mencabutnya beberapa jam kemudian. Analisis BMKG mengonfirmasi bahwa lindu ini berpusat di kedalaman dangkal dan dipicu oleh pergerakan naik pada Sesar Naik Busur Belakang Flores (Flores Back-Arc Thrust).
Sesar aktif ini membentang dari kawasan utara Bali, Nusa Tenggara, sampai perairan Wetar. Struktur geologi tersebut terbentuk akibat tekanan kompresi penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Kombinasi kedalaman hiposenter yang sangat dangkal serta mekanisme sesar naik di dasar laut menjadi faktor utama pemicu deformasi kerak bumi yang merusak dan membangkitkan gelombang tsunami.
Pakar kebencanaan menyebutkan bahwa Sesar Naik Flores menyimpan akumulasi energi regangan terkunci yang rentan memicu gempa besar berulang. Mengingat waktu gempa belum bisa diprediksi secara pasti sedangkan ancaman sesar bersifat permanen, pembangunan infrastruktur dan pemukiman tahan gempa sangat mendesak demi meminimalkan risiko korban jiwa di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.09
Gempa Susulan di Flores, Warga Manggarai Barat NTT Pilih Tetap Mengungsi
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.23
Gempa M6,1 di Nias Terasa Kuat di Padang
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 14.10
6 Bandara di Flores Rusak Pascagempa Magnitudo 7,7, Penerbangan Dipastikan Tetap Normal
Berita terkait
Gempa M7,7 Flores Picu 235 Gempa Susulan, BMKG: Butuh 3 Minggu untuk Stabil
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.15
Istana Siagakan Bantuan Pemerintah Pusat untuk Gempa Flores
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 16.42
Di Balik Sesar Naik Flores Selalu Ada Ancaman Gempa dan Bangkitkan Tsunami
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.06
Istana Sampaikan Duka Gempa 7,7 Magnitudo NTT, Koordinasi Menko PMK-BMKG
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 12.42