Pengganti HP Mulai Ramai Bermunculan, Awas Ada Bahaya Tersembunyi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Era kecerdasan buatan (AI) sedang memunculkan berbagai perangkat yang digadang-gadang dapat menggantikan smartphone, seperti kacamata pintar hingga pin berbasis AI. Namun, kehadiran perangkat dengan kemampuan melihat, mendengar, dan merespon ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap privasi. Banyak pihak khawatir kacamata pintar dapat disalahgunakan untuk melakukan perekaman secara rahasia, berpotensi mengikis hak atas anonimitas dan prinsip pengambilan gambar dengan persetujuan di masa depan. Hal ini sudah terjadi di sejumlah tempat di Inggris, termasuk jaringan pub terbesar Wetherspoon yang mulai membatasi penggunaan kacamata pintar di areanya. Selain itu, gugatan hukum telah dilayangkan terhadap Meta dan Luxottica of America terkait klaim privasi yang menyesatkan pada kacamata pintar mereka. Para penggugat khawatir banyak orang tak sadar sedang direkam, sehingga momen pribadi mereka bisa sengaja atau tidak sengaja terekam tanpa pengetahuan yang jelas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 12.00
Pasar Kacamata Pintar Meroket Lebih dari 250 Persen, Siapa Penguasanya?
JawaPos · 22 September 2026 pukul 20.15
Amazon Mendadak Blokir Muse, Agen AI Belanja Milik Meta
JawaPos · 22 September 2026 pukul 11.45
Muse Meta Jadi Aplikasi Gratis Terlaris, Mark Zuckerberg Kembali Membidik Platform Digital Baru
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 10.41
Kalahkan ChatGPT, Meta Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan dalam 12 Hari
Berita terkait
Meta Bakal Jual Kacamata Tanpa Kamera usai Dikritik Gegara Pelanggaran Privasi
kumparan · 18 September 2026 pukul 12.21
Meta Dikepung Kekhawatiran Privasi, Kacamata Pintar Mulai Ditolak Sejumlah Ruang Publik
JawaPos · 1 September 2026 pukul 16.45
Manusia 'Menyamar' Jadi AI Super Canggih, Alasannya Bikin Kaget
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.30
Meta Rilis Muse, Agen AI untuk Otomatisasi Tugas Pengguna
JawaPos · 9 September 2026 pukul 16.45