Pengguna Gemini Sudah Bisa Hapus Watermark, Begini Caranya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9117596/original/021899700_1783066841-Screenshot-2026-07-01-at-10.00.27-AM.webp)
Google resmi mengizinkan pengguna platform kecerdasan buatan Gemini untuk mengunduh gambar hasil generasi AI tanpa watermark semi-transparan yang biasanya berada di sudut kanan bawah. Keputusan ini diambil untuk merespons keluhan pengguna mengenai estetika visual hasil gambar yang dinilai kalah bersih jika dibandingkan dengan platform kompetitor seperti ChatGPT. Pengguna dapat menonaktifkan tanda air visual tersebut melalui menu pengaturan baru yang diluncurkan secara bertahap di ekosistem Gemini, Flow, serta menyusul pada AI Mode di Google Search.
Fitur opsional ini berlaku untuk berbagai konten multimodal buatan AI. Kendati demikian, Google menegaskan adanya pengecualian penting, di mana penghapusan watermark kasat mata tidak dapat diterapkan di wilayah atau negara yang secara hukum mewajibkan penyematan label fisik pada setiap konten hasil rekayasa kecerdasan buatan.
Meskipun watermark visual dihilangkan, aspek transparansi dan keamanan tetap dipertahankan. Google tetap menyematkan teknologi penanda digital tak kasat mata melalui SynthID dan metadata standar C2PA pada seluruh berkas. Dengan demikian, jejak asal-usul konten tetap terlindungi dan pengguna masih bisa memverifikasi keaslian media buatan AI tersebut secara akurat melalui sistem Gemini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 08.15
Google Kini Izinkan Pengguna Hapus Watermark Terlihat dari Konten AI
Berita terkait
Google Rilis Gemini Spark di Indonesia, Ini Deretan Kemampuannya
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 12.01
Ahok Kaget Pernah 'Diramal' oleh AI Soal Kesaksiannya Sebelum Sidang Korupsi
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.00
Datalabs Luncurkan Gemini Enterprise Xperience Center, Dorong Adopsi AI di Dunia Bisnis
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 10.15
Narasi dan tvOne Jadi Potret Dua Jalan Adopsi AI di Media Indonesia
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.50