Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Peran Vital Tes DNA dalam Mengenali Ribuan Jenazah di Nepal

Setelah runtuhnya gletser di Gunung Langtang Lirung, banjir bandang menewaskan lebih dari 1.270 orang dan menghilangkan 4.700 orang di Nepal dan Tibet. Ahli forensik menggunakan tes DNA untuk mengidentifikasi jenazah korban, dengan keluarga diminta memberikan sampel darah untuk dibuatkan profil DNA. Sampel dikirim ke Laboratorium Sains Forensik Kepolisian Nepal untuk dibandingkan dengan jenazah yang membusuk. Standar global yang digunakan adalah Disaster Victim Identification (DVI) milik Interpol, dengan tiga metode utama: pencocokan DNA, sidik jari, dan catatan gigi. DNA dapat diekstrak dari berbagai jaringan, termasuk tulang, meskipun jenazah sudah membusuk.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait