Korban Bencana Nepal-Tiongkok Tembus 1.000 Jiwa, Pencarian Terus Berlanjut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal-Tiongkok akibat retaknya gletser Gunung Langtang Lirung pada 26 Agustus telah menyebabkan lebih dari 1.000 korban jiwa. Otoritas Nepal (NDRRMA) melaporkan 987 orang tewas dan 3.916 orang hilang, termasuk 583 warga asing. Di sisi Tiongkok, 16 orang tewas. Total korban dari kedua negara mencapai setidaknya 1.003 orang, dengan sekitar 4.462 orang masih belum ditemukan, termasuk 844 warga asing. Sebagian besar warga asing yang hilang berasal dari India (275 orang) dan Tiongkok (100 orang).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.59
Kemlu RI pastikan semua WNI di Nepal dalam keadaan baik pascabencana
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.20
Lebih dari 4.000 Orang Belum Ditemukan Usai Banjir Bandang Nepal
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 14.09
Banjir Dahsyat Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, 500 Pekerja Terjebak di Terowongan
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.45
Petaka PLTA Himalaya: Ratusan Pekerja Terjebak di Bawah Tanah
Berita terkait
Update Korban Banjir Bandang Nepal: 584 Orang Tewas, 2.400 Hilang
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 03.23
Banjir Bandang Nepal dan Tiongkok: 633 Tewas, Hampir 3.000 Orang Hilang
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.42
Banjir Dahsyat Nepal Hancurkan Lembah Himalaya: 675 Orang Tewas, Hampir 2.500 Hilang!
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 09.30
Korban Tewas Capai 682 Orang, Nepal-Tibet Masih Dihantui Banjir Besar
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 07.00