Petaka Buat Driver Online Meluas, Tetangga RI Sudah Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

WeRide, perusahaan kendaraan otonom China, merencanakan ekspansi agresif ke Australia, Korea Selatan, Jepang, dan Asia Tenggara. Perusahaan baru saja memasuki Denmark pada Agustus 2026 dan saat ini memiliki armada robotaxi di lebih dari 60 kota di 13 negara. Layanan robotaxi kemudi kanan siap komersial di Singapura dan Hong Kong.
CEO WeRide Tony Han menyatakan perusahaan sedang mendiskusikan regulasi dengan otoritas di Australia serta fokus pada ekspansi ke Asia Tenggara, Korea Selatan, dan Jepang. WeRide berkomitmen merekrut tenaga kerja lokal dan membangun ekosistem di setiap pasar baru.
Dokumen keuangan menunjukkan pendapatan internasional naik 164% YoY pada KII 2026, jauh melampaui pertumbuhan total 82% YoY. Kerugian EBITDA berhasil ditekan 8,1% YoY. Hingga Juli 2026, WeRide memiliki 1.800 unit robotaxi dari total 3.400 unit kendaraan otonom Level 4. Perusahaan berencana mencapai 5.000 unit pada akhir 2026 dan menjadi 1 juta unit pada 2035.
Bagikan
Berita terkait
Terjadi Lagi Kasus Penembakan di Sekolah di Negara Tetangga, Setelah Thailand, Kali ini Filipina
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.26
Vietnam Mengekor RI di Pasar Penerbangan Komersial Asia Tenggara
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 01.00
Kiamat Driver Online Mendekat ke Wilayah RI, Tinggal Tunggu Waktu
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.30
China dan Amerika Mendadak Bersatu Serbu Timur Tengah
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.50