Petaka PLTA Himalaya: Ratusan Pekerja Terjebak di Bawah Tanah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di Himalaya menyebabkan lumpur menutupi puluhan proyek PLTA di Nepal, menyebabkan setidaknya 933 pekerja hilang. Operasi pencarian sulit karena cuaca buruk, lumpur, dan infrastruktur rusak. Di PLTA Trishuli 3A, 42 orang dilaporkan hilang dalam terowongan bawah tanah panjang empat kilometer. Tim penyelamat dari Nepal, India, dan China menggunakan drone termal dan pengeboran untuk menemukan pekerja yang terjebak. Hingga kini, 279 pekerja berhasil diselamatkan, namun banyak yang belum ditemukan. Beberapa terowongan berpotensi mengandung air atau lumpur, meningkatkan risiko bagi tim penyelamat. Para ahli khawatir sistem pemadaman darurat di PLTA rusak, berisiko menenggelamkan pekerja di dalam ruang turbin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 1 September 2026 pukul 01.12
Banjir Bandang Nepal: 590 Warga Negara Asing Dilaporkan Hilang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.56
Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal Bertambah Menjadi 951 Orang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 20.25
Banjir Bandang Nepal: 590 Warga Asing dari 39 Negara Dilaporkan Hilang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 18.33
Kemlu RI Pastikan Seluruh WNI di Nepal Selamat Pascabanjir Bandang dan Longsor
Berita terkait
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Capai 781 Orang, 2.502 Masih Hilang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 01.04
341 Turis Asing Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal: Warga India hingga Malaysia
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 08.47
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 939 Orang, 3.925 Masih Hilang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.28
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.17