Platform Digital Global Didesak Ikut Biayai Infrastruktur Digital RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mendesak platform digital global seperti Google, Facebook, Instagram, dan WhatsApp untuk ikut berkontribusi membiayai pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno menyatakan hal ini dalam Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, Rabu (5/8/2026). Menurutnya, manfaat ekonomi dari platform digital global terus meningkat, namun investasi infrastruktur jaringan telekomunikasi masih sebagian besar ditanggung industri telekomunikasi saja.
Sarwoto mengusulkan konsep fair share, yaitu mekanisme kontribusi lebih berimbang antara platform digital global dan penyedia infrastruktur nasional. Gagasan ini sejalan dengan usulan Menteri Komunikasi dan Digital di ajang DEAL 2026 pada 23 Juni 2026. Dukungan kebijakan ini juga menguat di pemerintah dan DPR RI, tercermin dari kesamaan pandangan Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Bappenas, serta Komisi I, VI, dan XI DPR RI. Mastel menilai ini momentum tepat bagi Kemenkomdigi untuk menyusun kebijakan kolaborasi berkeadilan agar pembangunan infrastruktur digital nasional berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 7 Agustus 2026 pukul 18.31
Komdigi Percepat Roadmap 5G, Target Cakupan Nasional pada 2029 demi Ekonomi AI
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 16.19
BATIC 2026: Navigator Infrastruktur Digital dan AI Masa Depan
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 18.31
Kinerja Positif InfraNexia Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Berita terkait
Platform Digital Global Diminta Ikut Biayai Infrastruktur Digital RI
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.45
AI Ubah Strategi Internet Indonesia, 5G Dikebut hingga Pelosok
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.04
Mitratel Cetak Laba Rp 1,11 T
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 09.48
Pemerintah Butuh Uang Untuk Bangun Internet di 3T, Ini Kata Komisi I DPR
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 09.15