Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Platform Digital Global Diminta Ikut Biayai Infrastruktur Digital RI

Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mendesak platform digital global seperti Google, Facebook, Instagram, dan WhatsApp untuk ikut berkontribusi membiayai pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno menyatakan hal ini dalam Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, Rabu (5/8/2026). Menurutnya, manfaat ekonomi dari platform digital global terus meningkat, namun beban investasi infrastruktur masih ditanggung besar oleh industri telekomunikasi. Sarwoto menilai pembangunan ekosistem digital tidak bisa dibebankan ke satu sektor saja.

Sarwoto mengapresiasi gagasan Menteri Komunikasi dan Digital tentang skema fair share—mekanisme kontribusi berimbang antara platform digital global dan penyedia infrastruktur nasional—yang disampaikan di ajang DEAL 2026 pada 23 Juni 2026. Konsep ini dianggap strategis agar pertumbuhan ekonomi digital juga memperkuat kapasitas infrastruktur nasional. Dukungan kebijakan ini menguat di lingkungan pemerintah dan DPR RI, termasuk Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Bappenas, serta Komisi I, VI, dan XI DPR RI. Sarwoto menilai ini momentum tepat bagi Kemenkomdigi untuk menyusun kebijakan kolaborasi adil agar pembangunan infrastruktur digital nasional berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait