Putri Bill Gates Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Phoebe Gates (23), putri Bill Gates, dan rekannya Sophia Kianni dituduh melakukan praktik ilegal cookie stuffing di startup asisten belanja Phia. Praktik tersebut memanipulasi perhitungan komisi dengan menyematkan cookie web secara sepihak pada mitra ritel, yang dapat dikategorikan sebagai penipuan elektronik federal dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Phia yang menghimpun dana USD 30 juta pada 2025 dari investor seperti Hailey Bieber beroperasi sebagai ekstensi browser pemberi kode diskon. Menurut Bloomberg, pendiri tahu manipulasi ini setidaknya tujuh bulan. Pada Juni, cookie stuffing menyumbang 51% nilai barang yang diklaim Phia. Setelah fitur dimatikan Juli, pendapatan harian anjlok dari USD 80.000 menjadi USD 10.000-28.000. Phia berdalih baru tahu 24 jam lalu, sudah hapus fitur sejak 7 Juli, dan sedang mengembalikan dana mitra serta merekrut Head of Compliance.
Manipulasi dilaporkan terjadi sejak Desember pada penjualan Nike, Gap, dan Nordstrom. Jubir Phia menilai analisis Bloomberg terlalu dibesar-besarkan dan penurunan pendapatan juga akibat penonaktifan monetisasi lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Selena Gomez Digugat Investor, Wondermind Dituding Beri Informasi Menyesatkan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 10.40
Nicko Widjaja Ajukan Banding, Keluarga Unggah Foto dan Banjir Dukungan
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 13.30
Prabowo Ngomong Soal Syarat Pasar Modal Baik, Sebut Startup
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.50