Raksasa Teknologi Tumbang Seketika, Dampaknya ke Mana-Mana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar keuangan global mengalami aksi jual masif pada Senin (14/9) setelah para pemilik raksasa teknologi AI mengeluarkan peringatan tentang risiko eksistensial AI. CEO Anthropic, Dario Amodei, menulis esai menyerukan penghamban pengembangan AI karena kekhawatiran penyalahgunaan. Seruan ini mendapat dukungan dari tokoh seperti Elon Musk dan Sam Altman (OpenAI) yang menunda IPO tahun ini. Dampaknya, Nasdaq 100 turun 1,2%, sektor chip jatuh 5-6%, dan bursa Eropa serta Asia mengalami penurunan signifikan. Investor seperti Michael Burry menilai peringatan tersebut sebagai hype, sementara proyeksi belanja AI global mencapai US$1,3 triliun pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 15.30
iPhone 18 Pro resmi meluncur, ini 10 fitur barunya
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.15
Dilema Regulasi AI: Ancaman Eksistensial dan Pertaruhan Politik AS
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.30
Petinggi AI Serukan Perlambatan, Wall Street Malah Borong Saham
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 13.05
Cara edit foto jadi gaya 80-an di ChatGPT, ini promptnya
Berita terkait
Indonesia Membangun Data Center AI, Bukan Industri AI
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 08.08
Ahli Peringatkan AI Bisa Musnahkan Manusia, Ini Penjelasannya
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 22.00
Peneliti Anthropic: 10 Persen Peluang AI Dapat Bunuh Manusia dalam Sedekade
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.56
CEO Nvidia Jensen Huang Jadi Orang Terkaya ke-6, Salip Mark Zuckerberg dan Larry Ellison
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 21.00