Ramai-Ramai Tinggalkan China, Pabrik HP Kompak Pindah ke Sini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pabrikan HP besar seperti Samsung dan Apple perlahan memindahkan produksinya dari China ke negara lain seperti India dan Vietnam. Samsung menutup pabrik terakhirnya di Huizhou pada 2019, sementara Apple mengurangi produksi iPhone di China akibat ketegangan geopolitik dengan AS. Laporan terbaru menunjukkan Google juga berencana menghentikan seluruh produksi lini Pixel di China pada 2025, termasuk HP, smartwatch, dan earbud. Google telah memperluas kapasitas produksi di Vietnam dan India selama beberapa tahun terakhir untuk mengurangi ketergantungan pada China. Meskipun sebagian besar produk Pixel masih diproduksi di China saat ini, progres dalam produksi di Vietnam membuat perusahaan optimis dapat beralih sepenuhnya. HP lebih kompleks dibuat dibandingkan perangkat lain, sehingga keberhasilan produksinya di Vietnam menjadi indikator kunci keberhasilan rencana ini.
Jika rencana Google terwujud, perusahaan akan menjadi merek ponsel global kedua yang menggeser produksinya dari China, menyusul Samsung. Langkah ini lebih mudah bagi Google karena tidak menjual ponsel di China, serupa dengan Samsung yang memiliki pangsa pasar kecil di sana. Google kabarnya akan mengirimkan 8-10% lebih banyak ponsel Pixel tahun ini, mencapai 12 juta unit. Untuk mengelola tekanan harga cip memori, Google diduga menggabungkan pesanan chip untuk bisnis cloud-nya dengan pesanan untuk HP dalam negosiasi dengan Samsung, SK Hynix, dan Micron. Seorang eksekutif anonim mengungkapkan bahwa Google berpotensi merebut sebagian pasar dari Apple di AS, Jepang, dan Eropa jika Apple menaikkan harga iPhone.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 15.01
Google Siap Pindahkan Perangkat Pixel dari China Tahun Depan
Berita terkait
JPFA Jual Anak di India dan Vietnam Rp1,8 Triliun, Ini Pembelinya
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 10.35
Tak Takut Sanksi AS, Malaysia-Vietnam-China Tetap Terima Maskapai Iran
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 10.40
Pakistan Jadi Proksinya China, Posisi India Marah Terpojok!
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 01.10
Rebutan Chip Belanda-China Panas, India Ketiban Untung
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 19.20