Rebutan Chip Belanda-China Panas, India Ketiban Untung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nexperia, produsen chip asal Belanda, menjalin kerja sama dengan Tata Electronics untuk memproduksi dan mengemas chip pengendali daya di India. Produksi akan dilakukan di pabrik Tata senilai US$11 miliar di Dholera, serta fasilitas pengujian dan perakitan di Jagiroad. Kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem manufaktur semikonduktor yang terintegrasi dan kompetitif secara global di India.
Langkah ini diambil menyusul konflik antara Nexperia dan induk perusahaannya, Wingtech asal China. Perselisihan dipicu intervensi pemerintah Belanda pada September 2025 guna mencegah pemindahan operasional ke China, yang sempat dibalas China dengan larangan ekspor chip dari Dongguan hingga memicu kelangkaan chip otomotif. Saat ini, pengadilan Belanda telah mencabut kendali Wingtech atas Nexperia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.33
Heboh Rumor Xi Jinping Pingsan di KTT BRICS
Berita terkait
Fenomena 'Cash Paradox' di India, 176 Miliar Uang Kertas Beredar
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.40
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 330 Kg Emas, Jaringannya dari China-India
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.35
Presiden Filipina ke India, suarakan prioritas ASEAN dalam KTT BRICS
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 14.07
Memori Langka, Harga Chip AI China Melonjak
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.00