Rekening Bank Ludes Dikuras Maling, Korban Cuma Bisa Pasrah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Laporan GSMA Consumer Scam Reports 2026 mengungkapkan bahwa 45% kasus penipuan di Asia Tenggara berakhir tanpa solusi yang jelas bagi korban. Sebanyak 82% korban kehilangan uang tidak dapat memulihkan dana tersebut, dengan hanya 10% yang berhasil mendapatkan kompensasi. Penipu kini beralih strategi dari pencurian langsung ke pembujukan agar korban secara sukarela mentransfer uang, sehingga pemulihan dana menjadi lebih sulit. Di Indonesia, 5% pengguna internet melaporkan menjadi korban penipuan dalam 12 bulan terakhir, sama dengan Thailand. Laporan ini menekankan bahwa kasus penipuan yang tidak terselesaikan berdampak serius pada kepercayaan publik terhadap layanan keuangan dan digital, membuat korban lebih defensif dan enggan berbagi data pribadi.
Bagikan
Berita terkait
Ribuan Warga RI Ketipu AI!
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.55
Awas! 560.000 Penipu Dunia Serang RI Tiap Hari
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.14
WhatsApp Bakal Beri Label Chat Penipuan, Begini Cara Kerjanya
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 07.25
Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.15