Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

RI Banjir Panggilan Telepon Scam, Lakukan Ini Biar Tak Terjebak

Penipuan panggilan telepon di Indonesia meningkat drastis. Data Kaspersky Who Calls menunjukkan panggilan penipuan mencapai 10,24% pada Juni 2026, naik dari 2,55% pada Januari 2026. Fluktuasi dimulai dari 1,62% pada Februari, melonjak 11,09% pada Mei, sebelum stabil di 10,24% pada Juni. Sementara itu, panggilan spam masih menjadi gangguan terbesar dengan lebih dari 65% panggilan ditandai setiap bulan, mencapai puncak 74,7% pada April 2026.

Penjahat siber memanfaatkan ketergantungan masyarakat pada ponsel pintar untuk komunikasi, berbelanja, pembayaran, dan layanan digital. Ancaman tidak hanya dari panggilan suara, tetapi juga tautan phishing, domain palsu, dan typosquatting untuk mencuri kredensial dan dana. Tautan berbahaya tersebar melalui pesan teks, aplikasi pesan instan, media sosial, iklan daring, tawaran pekerjaan palsu, hingga giveaway aset kripto.

Kaspersky menyarankan hindari mengklik tautan dari sumber tidak diketahui, periksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi, dan waspada terhadap hadiah, survei, atau tawaran pekerjaan tiba-tiba. Selain itu, aktifkan autentikasi multi-faktor, pasang pembaruan keamanan, gunakan solusi keamanan siber seluler tepercaya, dan pantau akun daring secara rutin untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait