RI Mulai Berani Bikin Roket Canggih Sendiri, 3 Tahun Lagi Uji Terbang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan roket dua tingkat dengan target uji terbang pada 2029. Proyek ini menggunakan Program Riset Invitasi Strategis (PRIS) untuk mendanai pengembangan teknologi kunci seperti motor roket RX 450, sistem separasi, kontrol, dan telemetri. Jadwal pengembangan meliputi penyelesaian desain roket dan sistem separasi pada 2026, Critical Design Review (CDR) serta uji statis motor pada 2027, uji terbang tingkat pertama dan kedua pada 2028, hingga uji terbang lengkap pada 2029. Sementara itu, BRIN juga membangun Bandar Antariksa dengan dua mitra investor: satu fokus pada roket besar, satu lagi pada roket kecil. Pengerjaan desain dasar bandar diproyeksikan selesai pada 2026, diikuti pemagaran lahan dan pembangunan fasilitas dasar pada 2027. Inisiatif ini mendukung kemandirian teknologi keantariksaan serta agenda penguatan pertahanan nasional.
Bagikan
Berita terkait
BRIN Rencana Uji Terbang Roket Dua Tingkat, Target Meluncur 2029
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.15
Menteri Dody Gandeng BRIN Ubah Air Laut Jadi Tawar di NTT Usai Gempa
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 08.06
Api Tak Terlihat Bisa Membakar Gambut Selama Berbulan-bulan
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.02
Ekspedisi BRIN Siap Menguak Misteri Megathrust dan Gunung Bawah Laut RI
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 09.15