Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RI Mulai Berani Bikin Roket Canggih Sendiri, 3 Tahun Lagi Uji Terbang

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan roket dua tingkat dengan target uji terbang pada 2029. Proyek ini menggunakan Program Riset Invitasi Strategis (PRIS) untuk mendanai pengembangan teknologi kunci seperti motor roket RX 450, sistem separasi, kontrol, dan telemetri. Jadwal pengembangan meliputi penyelesaian desain roket dan sistem separasi pada 2026, Critical Design Review (CDR) serta uji statis motor pada 2027, uji terbang tingkat pertama dan kedua pada 2028, hingga uji terbang lengkap pada 2029. Sementara itu, BRIN juga membangun Bandar Antariksa dengan dua mitra investor: satu fokus pada roket besar, satu lagi pada roket kecil. Pengerjaan desain dasar bandar diproyeksikan selesai pada 2026, diikuti pemagaran lahan dan pembangunan fasilitas dasar pada 2027. Inisiatif ini mendukung kemandirian teknologi keantariksaan serta agenda penguatan pertahanan nasional.

Berita terkait