Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Sensor BRIN Tangkap Anomali Laut di Sekitar Krakatau, Apa Itu?

Sistem pemantauan tsunami milik BRIN menangkap anomali pada muka air laut di sekitar Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026. Fenomena ini terlihat sebagai gelombang dengan puncak datar yang tidak sesuai pola pasang-surut normal. Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Dr Semeidi Husrin, menyampaikan temuan ini dalam webinar karakteristik vulkanik Krakatau pada 14 September 2026. Anomali ini juga tercatat di Pulau Sebesi, menunjukkan penyebabnya tidak hanya bersifat lokal di sekitar sensor di Pulau Rakata. Hingga kini, BRIN belum menemukan penjelasan pasti mengenai fenomena ini, meski memastikan tidak ada indikasi tsunami. Sistem IDSL/PUMMA yang digunakan untuk pemantauan ini beroperasi real-time selama 24 jam dan datanya tersedia secara gratis untuk peneliti lain.

Berita terkait