Serangan Drone Rusia Sasar Data Center dan Jaringan Internet di Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan drone Rusia pada 25 September 2026 menyerang data center milik Datagroup di distrik Solomianskyi, Kyiv, menewaskan empat orang dan merusak infrastruktur digital. Kementerian Pertahanan Rusia mengakui serangan dan mengklaim fasilitas tersebut digunakan Ukraina untuk intelijen militer. Serangan ini menandai perluasan sasaran ke ranah sipil dan bisnis, sekaligus mempengaruhi stabilitas layanan komunikasi di wilayah tersebut.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam keras aksi Rusia, menyatakan bahwa bisnis asing, pusat data, dan penyedia internet kini menjadi sasaran Moskow. Akibat kerusakan ini, banyak perusahaan di Ukraina mulai memindahkan data sensitif ke server di luar negeri untuk menjaga kelangsungan operasional digital.
Serangan ini juga mencerminkan tren baru dalam konflik militer global di mana infrastruktur cloud dan data center menjadi sasaran strategis. Sebelumnya, serangan rudal Iran pada pertengahan 2026 juga menyebabkan kerusakan permanen pada pusat data AWS di Bahrain dan UAE, termasuk ancaman terhadap fasilitas AI Stargate di Abu Dhabi.
Bagikan
Berita terkait
Video: Bisnis Butuh Internet Cepat dan Andal Era AI, Infrastruktur Siap?
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.52
Kolaborasi Lintas Sektor Dibutuhkan untuk Hadapi Perubahan Infrastruktur Energi dan Digital
JawaPos · 3 September 2026 pukul 20.15
Kapasitas Pusat Data RI Diproyeksi Tembus 1,6 GW pada 2027
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.45
Sore Ini! Saksikan IG Live Research Corner MNC Sekuritas: Bongkar Rantai Cuan Data Center RI
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 11.47