Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Kapasitas Pusat Data RI Diproyeksi Tembus 1,6 GW pada 2027

Investasi pusat data di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan AI. Hingga semester I 2026, kapasitas operasional pusat data nasional mencapai 682 MW dan diproyeksikan mencapai 1,6 GW pada kuartal II 2027. Data Center Map mencatat 198 pusat data beroperasi, dengan 128 di antaranya di kawasan Jabodetabek, artinya 64% pusat data nasional terkonsentrasi di wilayah ini. Ekspansi ini didorong nilai GMV ekonomi digital Indonesia yang mencapai US$99 miliar pada 2026, proyeksi naik hingga US$340 miliar pada 2030. Digital Edge Indonesia juga mengembangkan pusat data skala besar di Cikarang dengan kapasitas hingga 500 MW, target operasional kuartal IV 2026. Namun, konsentrasi pusat data di perkotaan menimbulkan tantangan lingkungan terkait penggunaan air dan kenaikan suhu. Simulasi BRIN memperkirakan pusat data 1 GW di Jakarta dapat menghasilkan energi panas hingga 100 gigajoule/hari, berpotensi meningkatkan suhu hingga 0,5°C per hari tanpa sistem pendingin.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait