Starfindo Siapkan Strategi Perkuat Startup Industri, Bidik Investasi hingga Pasar Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Startup for Industry Indonesia (Starfindo) menyiapkan strategi untuk memperkuat ekosistem startup industri pada periode kepengurusan 2026–2029 di bawah Ketua Umum Maulana Wiga. Fokus utama organisasi mencakup perluasan akses pendanaan, percepatan hilirisasi inovasi, peningkatan kapasitas dan daya saing startup, serta pembukaan peluang ke pasar internasional. Maulana dilantik oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita setelah terpilih dalam pemilihan pada 7 Juli 2026.
Starfindo akan mempertemukan startup dengan investor dan perusahaan industri untuk mendorong kemitraan serta mempercepat penerapan teknologi dalam sektor industri. Langkah ini ditujukan agar inovasi tidak berhenti pada tahap riset, tetapi dapat dikomersialkan dan menghasilkan nilai ekonomi. Organisasi tersebut juga berencana memperluas jejaring dengan mitra luar negeri agar startup Indonesia dapat masuk ke rantai pasok global. Selain itu, Starfindo akan memperkuat kolaborasi antara startup, dunia usaha, pemerintah, dan investor untuk memperluas penggunaan teknologi di industri dalam negeri. Menurut Maulana, pendanaan dan akses pasar masih menjadi tantangan utama yang perlu diatasi melalui sinergi berbagai pihak.
Bagikan
Berita terkait
Perang Suku Bunga Bank Mulai Memanas, OJK Beri Peringatan
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.05
Harvard Kantongi Saham SpaceX Rp 39,2 Triliun, Raup Cuan dari Elon Musk
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 03.00
Kemendag Tetapkan Kenaikan Harga Ekspor Emas Periode II Agustus 2026
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 13.30
Prabowo Geram Harga Sawit RI: Dibeli Rp 15.000, Dijual Rp 27.000/Kg
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.33