Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DEEP, sebuah startup Inggris, meluncurkan proyek habitat bawah laut bernama 'Vanguard' di perairan Florida, Amerika Serikat. Beroperasi di kedalaman sekitar 17 meter, Vanguard adalah mobil karavan modifikasi berbentuk tabung dengan dimensi 10 x 2 meter. Habitat ini dilengkapi dengan ruang tamu empat tempat tidur, sofa, dapur, kamar mandi, laboratorium, kolam renang, ruang selam, serta pelampung pendukung untuk oksigen, listrik, dan komunikasi. Berbeda dengan habitat bawah laut lainnya, Vanguard ditambatkan permanen di dasar laut untuk operasi jangka panjang.
Proyek ini bertujuan menjadi pusat penelitian bawah laut. DEEP menawarkan hibah hingga USD 50.000 (sekitar Rp 890 juta) bagi peneliti untuk mendukung eksperimen. Tim peneliti maksimal dua orang dapat mendaftarkan proposal, lalu mendapatkan kesempatan tinggal di bawah laut selama lima hari setelah menyelesaikan pelatihan wajib selama dua minggu. Saat ini, DEEP mencari peneliti untuk bidang restorasi terumbu karang dan kolaborasi manusia-mesin.
Habitat bawah laut untuk manusia sebenarnya sudah ada sejak tahun 1986 dengan Aquarius Reef Base yang dikelola Florida International University. Menurut Dawn Kernagis, Direktur Riset Ilmiah DEEP, Vanguard dikembangkan berdasarkan pengalaman riset yang sudah ada sebelumnya.
Bagikan
Berita terkait
Jadi Juragan AI, Pemuda Drop Out Ini Kekayaannya Rp 60 Triliun
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 14.00
Pesan Manusia Rp 3.386 T ke Calon Pengusaha: Setop Overthinking
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.15
Startup RI Urutan 6 Terbanyak di Dunia, tapi Mutunya Peringkat 45
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.14
Tips Sukses Investasi ala CEO OpenAI Sam Altman
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.12