Strava Paksa Pengguna Berlangganan Fitur AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285635/original/038391000_1752721652-Mobile_Record_Pre_Activity.jpg)
Strava membuat Athlete Intelligence, fitur AI yang memberikan analisis performa olahraga, berbayar dan tidak dapat dimatikan. Fitur ini sering mengulang data yang ada dan membuat kesalahan seperti mengklasifikasikan lari pemulihan sekaligus menyebut kecepatan tercepat, atau memuji sesi sebagai setengah maraton padahal jaraknya jauh. Saat diluncurkan Oktober 2024, pengguna bisa mematikannya, tetapi setelah versi penuh dihapus opsi matikan. Strava menyatakan mayoritas pengguna suka fitur, namun keluhan soal kesalahan data masih banyak. Pengguna tidak memiliki pilihan selain menerima rangkuman AI di setiap catatan olahraga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 September 2026 pukul 12.30
Bill Gates Peringatkan AI Picu Guncangan Ekonomi, Robot Murah Ancam Nilai Tenaga Kerja
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.10
Satu Karyawan Habis Rp 18 Juta Sehari Buat AI, Mau Hemat Malah Boncos
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.40
Heboh Email Karyawan Lenyap Seketika Gara-Gara AI Ngamuk, Ngeri!
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 11.18
Robot China Cetak Rekor Lari Tercepat, tapi Capaian Usain Bolt Masih Lebih Baik
Berita terkait
Strava Ubah Kebijakan AI, Pengguna Premium Kini tak Bisa Matikan Athlete Intelligence
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 13.00
Robot China Kalahkan Pelari Tercepat di Dunia Usain Bolt
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.30
Dari Cilacap, AI Bantu Nelayan 'Membaca Laut' Sebelum Berlayar
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 12.24
AI Bakal Ubah Semua Profesi, Mahasiswa Diingatkan Jangan Jadi ‘Budak’ Teknologi
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 07.17