Sungai Jernih Tiba-Tiba Mirip Kali Ciliwung, Ahli Bilang Tanda Kiamat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sungai di Alaska tiba-tiba berubah warna menjadi oranye-coklat setelah lapisan tanah beku yang mengandung mineral dan logam tinggi mencair akibat pemanasan global. Fenomena ini pertama kali tercatat luas pada 2019 saat Alaska mengalami musim panas terpanas yang pernah tercatat. Warna oranye disebabkan oleh zat logam yang terlarut, bukan polusi manusiawi, dan air berwarna ini dapat mengalir hingga 96 kilometer ke hilir. Lebih dari 200 sungai dan aliran air di Alaska terdampak, dan fenomena serupa mulai muncul di Kanada dan wilayah lain dengan tanah beku. Penyebab utama bukan hanya pencairan tanah beku, tetapi juga penumpukan salju tebal yang mencegah tanah membeku kembali di musim dingin, sehingga air bereaksi lebih dalam dengan mineral tanah.
Bagikan
Berita terkait
El Nino Membuat Kalender Tani Mundur, Ketahanan Pangan Perlu Diantisipasi
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 17.30
Kenapa Cuaca Panas Bikin Gampang Emosi? Ini Penjelasan Ilmiahnya
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 10.58
Sinopsis Heart of the Beast, Kisah Haru Anjing Odin Selamatkan Brad Pitt di Alaska
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 10.05
Neraka Bocor Hantam Bumi, Ilmuwan Teriak Kiamat di Depan Mata
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 06.20