Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Super El Nino 2026 Diprediksi Makin Ganas, Ini Penjelasan Pakar BRIN

Fenomena Super El Nino 2026 diprediksi semakin menguat dan mencapai kategori Super El Nino pada Agustus 2026. Pakar klimatologi BRIN, Prof. Dr. Erma Yulihastin, menyebut El Nino tahun ini berkembang lebih cepat dibandingkan 2023. Hingga 19 Juli 2026, indeks El Nino mencapai 1,74°C, melampaui puncak El Nino 2023. Penguatan ini memicu pembentukan badai tropis lebih sering di Samudra Pasifik, yang berpotensi menyebabkan banjir di Amerika, Filipina, dan negara lintang menengah utara. Sebaliknya, Indonesia menjadi wilayah bayangan hujan sehingga berpotensi mengalami kekeringan meluas.

Erma menjelaskan, pemanasan di lapisan bawah permukaan laut dua hingga tiga kali lebih besar dibanding permukaan, dengan suhu tertinggi mencapai 9°C. Panas tersebut akan berpindah ke permukaan dan memperkuat El Nino. Sejak Februari 2026, intensitas El Nino meningkat sekitar 0,2°C per pekan tanpa fluktuasi, menunjukkan pertumbuhan agresif. Pemanasan lapisan laut saat ini juga lebih luas dibanding El Nino 1997. Para ilmuwan memperingatkan potensi dampak cuaca ekstrem, kekeringan, dan gangguan sektor pangan di berbagai wilayah, termasuk Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait