Tak Habis Pikir, Debu Gurun Sahara Jadi Pupuk Alami Hutan Amazon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hutan Amazon, meskipun terlihat subur dan hijau, ternyata memiliki tanah yang miskin unsur hara. Curah hujan tinggi terus-menerus melarutkan mineral dari tanah, membuat hutan ini sangat bergantung pada sumber nutrisi dari luar. Sumber utamanya adalah debu Gurun Sahara yang terbawa angin melintasi Samudra Atlantik.
Setiap tahun, sekitar 180-200 juta ton debu terangkat dari Sahara oleh angin pasat. Dari jumlah tersebut, 27,7 juta ton mendarat di Cekungan Amazon, membawa sekitar 22 ribu ton fosfor — unsur hara krusial bagi pertumbuhan tanaman. Jumlah fosfor ini hampir setara dengan fosfor yang hilang dari Amazon akibat hujan lebat dan aliran sungai setiap tahunnya.
Penelitian yang dipublikasikan oleh University of Maryland bersama NASA menggunakan satelit CALIPSO untuk memetakan rute debu ini. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar debu berasal dari Cekungan Bodélé di Chad, bekas dasar danau purba yang kini menjadi salah satu sumber debu terbesar dunia. Penemuan ini membuktikan bagaimana sistem Bumi saling terhubung dalam skala global, di mana gurun terbesar justru membantu mempertahankan kehidupan di hutan hujan tropis terbesar planet ini.
Bagikan
Berita terkait
Amazon Mendadak Blokir Muse, Agen AI Belanja Milik Meta
JawaPos · 22 September 2026 pukul 20.15
Gaji Buruh Akhirnya Naik Secimit di Sini, Banyak yang Lebih Parah
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.50
Pesawat Kargo Jatuh di Miami, Amazon Resmi Hentikan Kerja Sama dengan 21 Air
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.23
2.700 Lebih Spesies Ikan Air Tawar Hidup di Sungai Amazon
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 13.50