Tak Habis Pikir, Debu Gurun Sahara Jadi Pupuk Alami Hutan Amazon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hutan Amazon, meskipun terlihat subur dan hijau, ternyata memiliki tanah yang miskin unsur hara. Curah hujan tinggi terus-menerus melarutkan mineral dari tanah, membuat hutan ini sangat bergantung pada sumber nutrisi dari luar. Sumber utamanya adalah debu Gurun Sahara yang terbawa angin melintasi Samudra Atlantik.
Setiap tahun, sekitar 180-200 juta ton debu terangkat dari Sahara oleh angin pasat. Dari jumlah tersebut, 27,7 juta ton mendarat di Cekungan Amazon, membawa sekitar 22 ribu ton fosfor — unsur hara krusial bagi pertumbuhan tanaman. Jumlah fosfor ini hampir setara dengan fosfor yang hilang dari Amazon akibat hujan lebat dan aliran sungai setiap tahunnya.
Penelitian yang dipublikasikan oleh University of Maryland bersama NASA menggunakan satelit CALIPSO untuk memetakan rute debu ini. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar debu berasal dari Cekungan Bodélé di Chad, bekas dasar danau purba yang kini menjadi salah satu sumber debu terbesar dunia. Penemuan ini membuktikan bagaimana sistem Bumi saling terhubung dalam skala global, di mana gurun terbesar justru membantu mempertahankan kehidupan di hutan hujan tropis terbesar planet ini.
Bagikan
Berita terkait
Amazon Gunakan Konten Streamer Twitch untuk Latih AI Secara Otomatis
kumparan · 13 Agustus 2026 pukul 14.30
Aktivis Pro-Palestina Protes CTO Amazon saat Pidato, Tuduh AI-nya Dipakai Israel
kumparan · 12 Agustus 2026 pukul 15.07
Warga Protes Listrik Mahal-Air Kering, Malah Ditawari Festival Bawang
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 19.40
Jeff Bezos Kucurkan Miliaran Dolar dari Amazon ke Antariksa, Blue Origin Kini Bernilai USD 130 Milia
JawaPos · 6 Agustus 2026 pukul 22.33