Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Tak Kuat Digaji Rp 200 Juta, Pilih Berkebun Penghasilan Rp 26.300

Seorang engineer Huawei bernama Ning Boyu memilih untuk meninggalkan pekerjaannya yang gajinya mencapai Rp 2,5 miliar per tahun (setara US$140 ribu) untuk menjadi petani jagung di kebun keluarganya di Shandong, Provinsi Hunan. Pilihan ini ia lakukan setelah merasa tertekan oleh tekanan kerja di Huawei, termasuk melakukan penelitian jangka panjang yang membuatnya merasa terisolasi. Gaji sebesar Rp 200 juta per bulunya justru menjadikannya bagian dari kelompok penerima penghasilan tertinggi dalam program Genius Youth, sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke akar di kebun keluarga. Pada hari pertamanya sebagai petani, Ning hanya mendapatkan 10 yuan (Rp 26.300).

Berita terkait