Tak Kuat Digaji Rp 200 Juta, Pilih Berkebun Penghasilan Rp 26.300
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang engineer Huawei bernama Ning Boyu memilih untuk meninggalkan pekerjaannya yang gajinya mencapai Rp 2,5 miliar per tahun (setara US$140 ribu) untuk menjadi petani jagung di kebun keluarganya di Shandong, Provinsi Hunan. Pilihan ini ia lakukan setelah merasa tertekan oleh tekanan kerja di Huawei, termasuk melakukan penelitian jangka panjang yang membuatnya merasa terisolasi. Gaji sebesar Rp 200 juta per bulunya justru menjadikannya bagian dari kelompok penerima penghasilan tertinggi dalam program Genius Youth, sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke akar di kebun keluarga. Pada hari pertamanya sebagai petani, Ning hanya mendapatkan 10 yuan (Rp 26.300).
Bagikan
Berita terkait
Karyawan Kantoran Gaji Rp 200 Juta/Bulan Pilih Resign Jadi Petani
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 11.17
Beda Karakter Beda Olahraga! Ini Jenis Latihan yang Cocok untuk Ekstrovert hingga Si Pemalu
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.39
Pemprov Jateng Lindungi 10 Ribu Hektare Sawah Rentan Puso dengan Asuransi
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 13.44
Ilmuwan Lacak 7 Tahap Perjalanan Meteorit dari Antariksa hingga Jatuh ke Bumi
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.30