Tanah Bekas Tambang di Sulawesi Simpan Potensi Mikrobioma
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lahan bekas tambang emas di Poboya, Sulawesi, masih menyimpan mikroba yang berpotensi untuk pemulihan lingkungan. Peneliti IPB menggunakan teknologi Oxford Nanopore Sequencing dan metagenomik menemukan konsorsium mikroba yang bertahan di lingkungan tercemar, termasuk bakteri Variovorax. Bakteri ini memiliki gen untuk penguraian polutan, resistensi logam berat, dan produksi siderofor yang mendukung penyerapan besi serta pembantu pertumbuhan tanaman.
Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan tidak menghilangkan seluruh potensi mikrobiologis tanah. Revegetasi atau penanaman kembali menjadi strategi efektif untuk memulihkan komunitas bakteri di lahan bekas tambang. Analisis genom memberikan bukti bioremediasi alami dari tanah Sulawesi, sekaligus menjadi petunjuk untuk memulihkan tanah dan meningkatkan produktivitas pertanian di area yang terdampak.
Kawasan Wallacea, termasuk Sulawesi, memiliki keanekaran genom mikroba yang kaya namun masih belum banyak dieksplorasi. Peneliti menekankan pentingnya pemantauan mikrobioma pada lahan yang telah beralih fungsi menjadi area pertanian untuk memastikan kelestarian potensi biologis tanah.
Bagikan
Berita terkait
Tanah Bekas Tambang di Sulawesi Ungkap Mikroba yang Bisa Bantu Pulihkan Lingkungan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.40
Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II Sulawesi Angkat Semangat Kolaborasi
Detik.com · 18 September 2026 pukul 09.04
Gelapkan Duit Koperasi Rp 6,5 Miliar, Robby Sulistio Ditangkap di Tempat Persembunyian
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 07.53
Apresiasi Pemda Berprestasi Dorong Program 3 Juta Rumah di Sulawesi
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.00