Temuan Baru Ralat Teori Dunia Tercipta yang Selama Ini Dipercaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti University of Portsmouth berhasil meralatkan teori pembentukan planet di alam semesta. Berbekal simulasi, mereka menemukan bahwa planet berbatu seperti Bumi secara teoretis sudah bisa terbentuk hanya sekitar 100 juta tahun setelah Big Bang, jauh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya yang menyebut pembentukan planet membutuhkan waktu berlarut-larut hingga beberapa miliar tahun. Temuan ini didasarkan pada simulasi kondisi alam semesta awal yang menunjukkan bintang-bintang pertama yang sangat masif meledak sebagai supernova Pop III, menyebarkan unsur berat seperti karbon, oksigen, dan besi ke ruang angkasa. Ledakan pair-instability supernova yang sangat kuat bahkan mampu menyebarkan unsur berat dengan massa lebih dari 100 kali Matahari, yang kemudian membentuk cakram di sekitar bintang muda sebagai tempat terbentuknya planet. Dalam simulasi, cakruk di sekitar bintang dengan massa sekitar 70% Matahari memiliki material padat cukup untuk membentuk beberapa massa Bumi, lengkap dengan air dalam jumlah signifikan.
Bagikan
Berita terkait
Planet 23 Kali Lebih Berat dari Bumi dengan Orbit Tidak Biasa Ditemukan
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 17.39
Bumi Raksasa Ditemukan, Massa 23 Kali Lebih Besar dan Sangat Padat
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 05.45
Astronom Temukan Planet Raksasa, 23 Kali Lebih Besar dari Bumi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 18.08
Teleskop James Webb Ungkap Keberadaan Bintang Tersembunyi di Galaksi Paling Kuno
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.00