Thailand Kini Gunakan AI untuk Meningkatkan Kualitas Durian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri durian Thailand mengadopsi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan kualitas buah dan konsistensi rasa guna memperkuat ekspor ke China. Di Chanthaburi, petani menggunakan kamera, sensor, dan catatan digital untuk mengubah metode tradisional menjadi data numerik yang dapat dianalisis. Teknologi asal China dipilih karena biaya terjangkau dan kemudahan integrasi.
Inisiatif Durian Digital Thailand telah membantu lebih dari 10.000 petani melalui manajemen air cerdas dan catatan budidaya digital. Selain itu, perusahaan swasta mengembangkan AI untuk menilai kematangan durian tanpa membelah buah. Langkah ini krusial mengingat China adalah pasar terbesar dengan nilai ekspor mencapai hampir US$3,79 miliar pada paruh pertama 2026.
Bagikan
Berita terkait
Bea Cukai Bekali UMKM untuk Menyiapkan Produk Lokal Menuju Pasar Global
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 17.54
Kadin Dukung Insentif untuk Industri Tekstil, Soroti Tantangan Rantai Pasok
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.40
Lembaga Kembangkan AI Buat Awasi Eksportir dan Importir
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.20
LNSW Kembangkan AI Buat Awasi Eksportir dan Importir
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.20