Lembaga Kembangkan AI Buat Awasi Eksportir dan Importir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lembaga Nasional Single Window (LNSW) di bawah Kementerian Keuangan sedang mengembangkan kecerdasan buatan (AI) untuk integrasi dengan Sistem Indonesia National Single Window (SINSW). AI ini bertujuan mempermudah pelaku usaha ekspor-impor dalam proses perizinan dengan fitur pre-populated data. Direktur Teknologi Informasi LNSW, Wawan Ismawandi, menjelaskan bahwa AI saat ini digunakan untuk pembelajaran mesin dan analisis data historis hingga lima tahun sebelumnya. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat tren trafik ekspor atau impor secara cepat tanpa proses manual. LNSW sudah mulai menggunakan AI ini dan terbuka untuk pengembangan lebih lanjut. Menurut Wawan, pelaku usaha dapat memanfaatkan AI tersebut mulai tahun 2027. AI yang dikembangkan juga dapat mempercepat analisis data historis dan memberikan prediksi mengenai performa perusahaan di masa depan. LNSW berencana mengembangkan AI menjadi generasi AI generatif dengan kemampuan prediksi yang lebih luas, seperti memprediksi penghasilan perusahaan berdasarkan data historis. AI ini akan terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat yang lebih komprehensif bagi para pelaku usaha ekspor-impor di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 20 September 2026 pukul 11.04
Pemerintah sebut industri otomotif perlu adaptasi AI dan semikonduktor
Berita terkait
LNSW Kembangkan AI Buat Awasi Eksportir dan Importir
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.20
LNSW Rilis Sistem Baru, Eksportir-Importir Gak Perlu Ribet Lagi
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 06.55
Ekspor RI Satu Pintu Lewat DSI, Bagaimana Nasib LNSW?
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 11.11
Tumbuh 7,8%, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tembus Rp210,2 Triliun per Agustus 2026
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.25