Thailand Pakai AI untuk Jaga Kualitas Durian Terbaik, Indonesia Kapan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Petani durian di Chanthaburi, Thailand, kini menggunakan kamera, sensor, dan sistem data berbasis AI dan IoT untuk memantau pertumbuhan pohon secara digital. Nuttawoot Chanrueng, presiden Chanrueng Community Enterprise, menggabungkan kearifan tradisional orang tuanya dengan data numerik yang dapat dianalisis, sehingga proses pengelolaan kebun menjadi lebih akurat dan terukur. Teknologi asal China menjadi populer di kalangan petani Thailand karena harganya terjangkau, mudah digunakan, dan dapat diintegrasikan secara bertahap dengan sistem AI yang ada.
Thailand berupaya mempertahankan posisinya di pasar durian China yang strategis. Pada paruh pertama 2026, Thailand mengekspor durian senilai hampir USD3,79 miliar ke China, yang mencakup 81% dari total impor durian China. Permintaan China yang menekankan asal-usul dan transparansi makanan mendorong adopsi teknologi di sektor pertanian.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Riset, dan Inovasi Thailand melaporkan bahwa perusahaan swasta telah menggunakan AI untuk menilai kematangan durian tanpa perlu membelahnya. Inisiatif Durian Digital Thailand telah membantu lebih dari 10.000 petani mengadopsi teknologi digital seperti catatan budidaya, manajemen air cerdas, dan pelacakan produk untuk meningkatkan kualitas dan ketelusuran ekspor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 18.33
Thailand Kini Gunakan AI untuk Meningkatkan Kualitas Durian
Berita terkait
Google Luncurkan Gemini 4 Argon, Dorong Persaingan AI ke Pertahanan Siber
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 21.16
Bill Gates Sudah Ingatkan, 1 Miliar Jiwa Bisa Lenyap Akibat AI
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.50
Trump Perintahkan Istilah AI Ganti Jadi 'Kecerdasan Super', Apa Maksudnya?
Detik.com · 30 September 2026 pukul 14.02
Alasan Trump Perintahkan Ubah Istilah AI Jadi SI
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.45