Uang Rp 100 Triliun Habis Cuma 3 Bulan, Raksasa Teknologi Ambruk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Alphabet (induk Google) tercatat mengeluarkan uang sebesar US$5,9 miliar atau sekitar Rp106 triliun selama kuartal-II 2026 untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI). Pengeluaran besar ini menekan arus kas perusahaan meskipun unit bisnis cloud Alphabet mencatat rekor pertumbuhan sebesar 82%. Investor semakin waswas karena perusahaan teknologi besar kini bergantung pada utang dan penjualan saham untuk mendanai proyek AI, dengan total utang Big Tech diperkirakan melampaui US$700 miliar pada tahun ini.
Saham Alphabet turun sekitar 6%, sementara saham Meta dan Amazon masing-masing turun sekitar 3,5% karena kekhawatiran investor bahwa perusahaan teknologi lain juga akan menaikkan belanja modal. Rasio belanja modal terhadap pendapatan Big Tech diprediksi melonjak signifikan, seperti Meta yang diperkirakan naik dari 35,9% menjadi 54,9%, dan Alphabet dari 23% menjadi 41%. Arus kas Meta diprediksi menyusut hingga 95,7% menjadi hanya US$1,85 miliar, sementara kas Microsoft diperkirakan turun menjadi kurang dari separuh tahun sebelumnya. Investor kini menyoroti apakah pendapatan dari AI dapat tumbuh lebih cepat dibandingkan besarnya pengeluaran yang dikeluarkan.
Bagikan
Berita terkait
Dari 10 Juta Jadi 31,9 Juta, Investor Pasar Modal RI Melonjak dalam 5 Tahun
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 17.01
Investor Pasar Modal RI Naik Jadi 31,9 Juta
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.34
OpenAI Rilis Dots: Asisten AI Otonom Bertenaga GPT-6 Astra
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 11.00
4 Saham Ini Gerak Gak Wajar, BEI Berikan 'Warning'
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 10.35