Singapura-Malaysia Kalah, Warga RI Ternyata Lebih Percaya Diri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masyarakat Indonesia menunjukkan tingkat kepercayaan diri tinggi dalam melindungi diri dari penipuan, dengan 86% responden merasa memiliki proteksi yang kuat, unggul dari negara ASEAN-6 lain seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Hanya kalah tipis dari Filipina yang mencapai 87%. Namun, rasa percaya diri ini tidak diikuti oleh pemahaman yang baik terhadap program pencegahan pemerintah, yang hanya mencapai 50%, jauh di bawah rata-rata ASEAN-6 sebesar 73%. Indonesia juga memiliki skor rendah sebesar 28% dalam penilaian terhadap proteksi negara, dibandingkan rata-rata kawasan 43%.
Di sisi lain, 61% warga Indonesia mengaku selalu cemas terhadap ancaman penipuan, hampir sama dengan rata-rata ASEAN-6 (59%). Tingkat kesadaran terhadap program pengamanan operator telekomunikasi cukup baik, mencapai 65%, dan 70% masyarakat nyaman berbagi data dengan operator. Namun, pelaporan kasus ke pihak kepolisian sangat rendah, hanya 17%, jauh di bawah rata-rata regional 36%. GSMA menyatakan bahwa statistik resmi hanya mencerminkan sebagian kecil dari kasus penipuan yang sebenarnya terjadi di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Panggilan Penipuan Makin Brutal, Melonjak 3 Kali Lipat hingga Juni 2026
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 17.17
Waspada Penipuan AI: Modus Kloning Suara
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.49
59 Tahun ASEAN: Masih Cukupkah Bicara Sentralitas?
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 20.24
OVO ajak pengguna lebih waspada saat gunakan pembayaran digital
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 14.28