Utang Raksasa Teknologi AS Demi AI Tembus Rp 29.653 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi analis pasar Jepang mengungkap lima perusahaan teknologi AS—Alphabet, Microsoft, Amazon, Meta, dan Oracle—memiliki utang tersembunyi kolektif lebih dari USD 1,65 triliun (Rp 29.653 triliun), didorong pengeluaran besar infrastruktur AI. Angka ini melampaui utang resmi USD 1,35 triliun yang dilaporkan di neraca, dan total utang diperkirakan mencapai USD 3 triliun jika termasuk komitmen sewa data center, pembelian server, dan perangkat keras AI yang belum dikirim. Sebagian besar utang hanya diungkap dalam catatan kaki laporan keuangan, bukan di neraca utama. Meta menanggung utang tersembunyi terbesar sekitar USD 420 miliar, hampir tiga kali lipat dari yang dilaporkan. Contohnya, proyek data center Hyperion di Louisiana senilai USD 27 miliar dari Blue Owl Capital tidak muncul di laporan pendapatan resmi. Oracle mencatat lonjakan utang tersembunyi 30 kali lipat dalam empat tahun menjadi USD 273,3 miliar. Meski legal, cara pelaporan ini menyulitkan investor ritel menilai kesehatan keuangan perusahaan secara akurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 17.00
China Balas Dendam, Tidak Ada Ampun Buat Amerika
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 12.37
IHSG Bertahan di Tengah Kepanikan Bursa Asia, Sesi 1 Turun 0,04%
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 10.25
Drone Gaib Buatan Amerika Tak Terlihat Mata Telanjang Manusia
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 07.55
China Bikin AS Terguncang, Elit Dunia Sampai Mohon-Mohon ke Trump
Berita terkait
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
Jadi Juragan AI, Pemuda Drop Out Ini Kekayaannya Rp 60 Triliun
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 14.00
Uni Eropa Akan Bangun Pabrik Raksasa AI
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.28
Video: Langkah BKPM Promosikan Potensi RI Ke Investor Teknologi Global
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.00