China Balas Dendam, Tidak Ada Ampun Buat Amerika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China menuduh Amerika Serikat melakukan 'hegemoni AI' dan mengancam akan melakukan pembalasan tegas. Kementerian Perdagangan China menyatakan akan mengambil langkah perlindungan jika kepentingan China dirugikan. Tuduhan ini muncul setelah AS mengancam penyelidikan, sanksi, dan pembatasan perdagangan terkait dugaan pencurian teknologi AI.
Perdebatan berawal dari peluncuran model AI Kimi K3 oleh perusahaan China Moonshot AI. AS menuduh Moonshot menggunakan metode distilasi untuk meniru model Claude Fable 5 milik Anthropic. Distilasi adalah teknik melatih AI dengan output model yang lebih canggih. Selain itu, Moonshot dituduh mengakuisisi chip Nvidia melalui Thailand untuk melatih modelnya. Pejabat AS, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent, memperingatkan sanksi dan pencantuman dalam Daftar Entitas jika terbukti pencurian kekayaan intelektual.
Pihak Moonshot membantah tuduhan tersebut, menegaskan bahwa peningkatan Kimi K3 berasal dari inovasi orisinal pada arsitektur dasarnya. Konflik ini memperkeruh hubungan teknologi antara China dan AS, dengan potensi dampak luas pada industri AI global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 15.10
Laba Samsung Kuartal II Cetak Rekor Sejarah, Terdongkrak Chip AI
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.09
Zuckerberg Bela Model AI China, Apa Alasannya?
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 08.45
AS Larang Robot Buatan Asing, Upaya untuk Jegal China?
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 17.05
AS Larang Impor Robot Humanoid, China Geram!
Berita terkait
Kesulitan Sutradara Saat Menggarap Serial Rimba Raya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.13
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
The Sovereignty We’re Renting
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.17
Fitur Baru Google Bisa Catat dan Transkrip Rapat Walau Tak Hadir
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.00