Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Video: Inovasi Fintech Lending Atasi Gap Kredit UMKM Sebesar Rp2.400 T

Platform fintech P2P lending PT Plus Ultra Abadi (UATAS) berperan menyumbangkan akses pembiayaan bagi masyarakat yang belum terjangkau oleh lembaga keuangan konvensional. Direktur Pengembangan Bisnis UATAS, Shintya Maulida menjelaskan bahwa layanan pinjaman daring dapat meningkatkan inklusi keuangan dengan menyediakan kredit bagi masyarakat yang belum terakomodir. Fintech lending menjadi solusi alternatif untuk mengatasi kesenjangan akses pembiayaan di Indonesia.

Data Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan UMKM pada 2026 mencapai Rp4.300 triliun, namun sektor pembiayaan hanya mampu menyalurkan Rp1.900 triliun. Gap sebesar Rp2.400 triliun inilah yang diharapkan dapat diminimalisir dengan kehadiran platform P2P lending seperti UATAS. Dengan teknologi digital, fintech lending dapat menyampaikan proses pembiayaan yang lebih cepat dan inklusif dibandingkan sistem tradisional.

Shintya menekankan pentingnya kolaborasi antara fintech dan lembaga keuangan untuk mencapai tujuan inklusi keuangan nasional. Platform seperti UATAS bertujuan menjadi jembatan bagi UMKM dan masyarakat luas agar dapat mengakses pendanaan yang dibutuhkan untuk berkembang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait