Video: Inovasi Fintech Lending Atasi Gap Kredit UMKM Sebesar Rp2.400 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Platform fintech P2P lending PT Plus Ultra Abadi (UATAS) berperan menyumbangkan akses pembiayaan bagi masyarakat yang belum terjangkau oleh lembaga keuangan konvensional. Direktur Pengembangan Bisnis UATAS, Shintya Maulida menjelaskan bahwa layanan pinjaman daring dapat meningkatkan inklusi keuangan dengan menyediakan kredit bagi masyarakat yang belum terakomodir. Fintech lending menjadi solusi alternatif untuk mengatasi kesenjangan akses pembiayaan di Indonesia.
Data Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan UMKM pada 2026 mencapai Rp4.300 triliun, namun sektor pembiayaan hanya mampu menyalurkan Rp1.900 triliun. Gap sebesar Rp2.400 triliun inilah yang diharapkan dapat diminimalisir dengan kehadiran platform P2P lending seperti UATAS. Dengan teknologi digital, fintech lending dapat menyampaikan proses pembiayaan yang lebih cepat dan inklusif dibandingkan sistem tradisional.
Shintya menekankan pentingnya kolaborasi antara fintech dan lembaga keuangan untuk mencapai tujuan inklusi keuangan nasional. Platform seperti UATAS bertujuan menjadi jembatan bagi UMKM dan masyarakat luas agar dapat mengakses pendanaan yang dibutuhkan untuk berkembang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 10.55
Dana Asing Masuk ke Pinjol RI Makin Deras, Tembus Rp17,28 Triliun per Juni 2026
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.20
Kolaborasi Jalin dan BACenter Dorong Sistem Pembayaran Pemerintah yang Inklusif
Berita terkait
Kisah Kepala Unit BRI Temani UMKM Rantau Prapat Naik Kelas
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.36
Video: Cara Pindar Manfaatkan Data dan AI Tebar Kredit ke Warga Desa
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.27
Sosok di Balik Viralnya Warung Madura, Abdul Muidz Aad Menantang Kedigdayaan Modern Retail & KDMP
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 21.22
MEKAR Raih Infobank Financial Technology Award 2026, Perkuat Komitmen Dukung Sektor Produktif
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 20.51